Di tengah mulai tumbuhnya layanan 4G yang diusung Wimax dan Long Term Evolution (LTE), 3G sepertinya masih menjadi primadona untuk akses data pengguna layanan telekomunikasi. Dalam data terbaru yang dikeluarkan perusahaan jaringan telekomunikasi Ericsson, pengguna aktif layanan 3G saat ini diprediksi sudah lebih dari angka 500 juga pelanggan.
Di sejumlah tempat umum, akses internet wireless (Wi-Fi) kini sudah semakin banyak ditemui. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi pengguna, karena semakin dimudahkan untuk terakses ke dunia maya. Namun pengguna juga jangan terlalu terlena karena akses internet yang biasanya gratis ini memiliki sistem keamanan yang rentan ditembus.
Membawa mesin scan (pemindai) ke mana-mana jelas merupakan suatu pekerjaan yang sulit. Namun jangan khawatir, sebab sekarang Anda pun bisa memboyong alat pemindai tersebut dalam genggaman dengan memanfaatkan ponsel. Bagaimana caranya?
Sekelompok ilmuwan asal Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat, menciptakan sebuah inovasi yang luar biasa. Mereka mampu mengubah ponsel menjadi alat yang dapat memeriksa kesehatan mata.
Perangkat modem wireless datang dengan beragam bentuk, ada yang bermodel USB modem, PC card, embedded modul, dan wireless router. Namun dari sederet produk tersebut, yang paling populer ternyata USB modem. Menurut riset, USB wireless modem yang dikapalkan selama 2010 ini akan mendekati angka 81 juta unit.
Android membuktikan diri bakal menjadi ancaman kuat bagi jajaran ponsel mainstream. Buktinya, setiap harinya ada sekitar 160.000 ponsel Android yang diaktivasi Google, selaku pembesut sistem operasi tersebut. Ini artinya ada sekitar 4,8 juta ponsel Android yang hidup setiap bulannya.
Tak salah memang jika kebutuhan akan akses internet banyak yang bilang semakin menjadi-jadi. Salah satu buktinya adalah, jalur kereta api bawah tanah yang identik dengan kegelapan pun bakal dipasangi hotspot. Rencana ini akan coba diimplementasikan di London, Inggris.