Android tak hanya menebarkan pesonanya di perangkat genggam, sistem operasi besutan Google ini juga mulai menancapkan eksistensi di perangkat e-reader. Spring Design mengklaim menjadi perusahaan pertama yang mengumumkan keberadaan pembaca digital berbasis Android.
Alex — demikian nama perangkat tersebut — juga dibekali kemampuan browsing serta memiliki layar ganda (dual screen) berteknologi duet navigator. Alhasil, user pun dikatakan bakal mendapatkan pengalaman multimedia yang lengkap. Sembari mengakses konten digital di genggaman sekaligus bisa berinteraksi dengan konten pendukung secara online di dunia Maya.
Seperti dilansir News Factor, CEO Spring Design Dr. Priscilla Lu mengatakan, keberadaan Alex merupakan awal dari era baru dalam mengakses konten di e-book. Hal ini pun diyakini akan ikut melahirkan peluang bisnis bagi pemain di industri multimedia, e-book publishing, serta penyedia konten.
Dari sisi tampilan, Alex didandani dengan layar EPD 6 inch Dan LCD 3,5 inch, earphone serta speaker. Kapasitas penyimpanan bisa ditingkatkan sendiri oleh user dengan SD card yang tersedia.
Namun tetap saja, nada psimistis datang mengiringi kelahiran e-reader Android ini. Menurut Michael Gartenberg, Vice President Interpret, Android bukan didesain untuk e-book, tetapi untuk ponsel. Jadi kita masih harus melihat aksi Spring Design untuk membuktikan bahwa OS yang bukan ditujukan untuk semestinya dapat berjalan sukses dalam format ini (e-book – red).
Ket.gambar: Alex e-Reader (blogcdn.com)










